Anang Hermansyah (lahir 18 Maret 1969) adalah seorang musikus, produser rekaman dan politikus Indonesia. Ia merupakan suami dari penyanyi Indonesia, Ashanty sekaligus ayah dari pemeran dan penyanyi Indonesia, Aurel Hermansyah. Sejak SMA di Kota Surabaya, Jawa Timur, Anang telah tergabung dalam sebuah grup musik. Namun dirinya baru serius bermusik saat kuliah di Universitas Islam Bandung dengan bergabung dalam sanggar milik Doel Sumbang. Anang bahkan sempat membuat rekaman bersama Doel Sumbang, meski akhirnya tidak dipublikasikan. Hermansyah bergabung dengan grup band Kidnap Katrina: Pada tahun 1990, Anang memutuskan untuk hijrah ke Jakarta dan berkenalan dengan Pay Siburian, gitaris BIP yang saat itu masih memperkuat Slank. Melalui Pay, Anang pun masuk dalam lingkungan pergaulan Gang Potlot dan kemudian memperkuat grup Kidnap Katrina yang didirikan oleh Massto (adik Bimbim Slank) dan Koko (kakak dari Kaka Slank). Bersama Kidnap Katrina, Anang menelurkan album self-titled dengan hits nya yang bertajuk "Biru" pada tahun 1993. Kemudian, Anang memutuskan untuk solo karier dan berhasil mengeluarkan tiga album, di antaranya Biarkanlah, Lepas dan Melayang. Namanya semakin dikenal publik, apalagi saat itu ia sering kali berduet dengan Krisdayanti yang juga seorang penyanyi ternama. Setelah bercerai dengan Krisdayanti, ia kembali merilis album Separuh Jiwaku Pergi. Tak lagi dengan mantan istri, Anang menggandeng Syahrini sebagai rekan duetnya dan berhasil mempopulerkan single Jangan Memilih Aku dan Cinta Terakhir.